the beginning
2005
she look me. no even her never ever feel that I’m there,,
hey, hello saya mencoba menyapanya,,
dengusan nafasku, pertandakan sesuatu?
iy, sue dikacangin..di cuekin
saat ini mungkin aku kan tertawa mengingatnya tapi saat itu perasaan ini merasa kesal, sakit hati ah tidak itu terlalu berlebihan,,
dalam memori abu-abu ku ini memang tidak tergambar jelas seperti apa peristiwa tersebut tetapi perasaan yang terbentuk karenanya itulah yang membuatku tetap mengingatnya..
semenjak itu aku jadi tertarik dengannya, iy dia telah melecehkan harga diriku sebagai seorang laki-laki,,
ehm ..merasa tidak dianggap keberadaannya..itu sudah cukup menjadi alasan bagiku,, wajahnya yang menyiratkan suatu keacuhan yang amat sangat.
dia teman sekelasku, ko begitu sih ( mungkin setelah diriku berpikir, mungkin dia sedang memikirkan sesuatu atau dia sedang ada masalah ) entahlah perasaan ini berjalan saja
but I’m just want to revenge with good,,now I named my first mission is “avenge for a smile”
iya aku hanya ingin membalasnya dengan kebaikan,,
menyatakan akan keberadaanku,,
bahwasanya aku ada,,
dia akan tersenyum setiap melihatku,, ya kesiapa ja seh!!
itulah misi pertamaku.
iya pada suatu saat momentum itu datang, saat uts agama I,,
aku bersama teman-teman meminta dia untuk mengerjakannya,
tepatnya ayahnya ( ustad sih katanya) untuk mengerjakan soal-soal ujian tersebut.
malamnya itu aku mengingatkannya dengan mengirim sms ke dia,
ini adalah sms pertama ku kepadanya ( mungkin, tapi gak taw juga sih!)
biasa aja sih, gak biasalah this was my first step….
yang ku ingat selanjutnya, aku jadi sering bercerita dengannya saat piala dunia 2006 di jerman,,
dia begitu antusiasnya menceritakan pertandingan tim favoritnya jerman..
mulai saat inilah dia sudah menggangapku sebagai teman baiknya mungkin,,
say hai, in class she smiled for me( a big smile )
I think that enough…
tapi disisi lainnya saat aku saling berkirim sms dengannya,
sepertinya diriku yang terlalu obsesif-terlalu banyak tanya
entahlah aku tidak bisa menjawab akan “curiosity” tersebut
tetapi sikapnya yang terkadang membuatku merasa …
“ she like me?”..apa ini hanya halusinasiku..iya imajinasiku terlalu berlebih..
tapi nyatanya adalah
[banyak sekali hadiah-hadiah yang diberikannya kepada ku, dan aku baru sekali saja memberi hadiah kepadanya]
[cara dia tersenyum kepada ku]
[dan hal2 lainya yang tak dapat kuceritakan di sni]
tetapi tidak, terasa setelah lama mengenalny..2006-2007,,
hati ini terbawa olehnya, she stolen my heart,,
who put that in my hearts?
karena aku terlalu dalam menyelami tentang dia.. immerse my soul inside……
kemudian kisahnya yang ingin melanjutkan studinya di tempat yang diinginkannya
membawaku untuk terus mensupportnya, keepin’ going girls..
iy test 2006 dia gagal, aku kira dia akan tetap di sini tetapi ternyata dia memilih ke tempat lain
katanya sih itu pilihannya ibunya…
kayanya itu pilihan terbaik untuknya sih.
setahun aku tetap berhubungan dengannya,, kept in touch
aku jadi terlalu tahu banyak tentang dia,, kehidupannya,, keluarganya,, walaupun banyak hal juga yang tak ku ketahui,, bahkan tak ku mengerti sama sekali tentang dirinya,, dirinya,, I wish I knew!
menemaninya dalam kegembiraan saat iya berlibur dengan keluarganya, atau saat dia merasa bosan terkadang mengerjakan tugas……
tapi dia tidak pernah menceritakan masalahnya atau kesedihannya..
now I don’t know myself,, I don’t know why I’m always try send her message,
I don’t have anything,, bahkan perhatiannya,, aku berharap itu!!
ehm no! sesuai namanya….semoga itu jadi amalan yang menjadi harapan ( pahala )
aku tidak terlalu pintar dalam menuliskan sesuatu walaupun itu pengalaman pribadiku,,ehm entahlah banyak seharusnya yang bisa kutuliskan tetapi biarlah tetap tersimpan dalam memori.
aku terlalu abstrak,,tulisanku ini aku tak tahu apakah ada orang lain yang mengerti?
.
..
... [setelah di edit]
tulisan lama[ awal 2008 ]
aku berharap ini jadi pembelajaran untuk ku, tidak melakukannya lagi...
karena salah satunya mungkin akan tersakiti hatinya...